SIPROKON merekam setiap simpul pekerjaan fisik pemerintah — PCM, MC‑0, RFI, kurva‑S, hingga laporan bulanan F‑0 — dalam satu sistem yang bisa diaudit, bukan tersebar di puluhan file Excel dan WhatsApp.
Setiap simpul mengikuti urutan baku proyek pemerintah: penetapan pemenang, kontrak, PCM, pelaksanaan, hingga serah terima. SIPROKON mengunci dokumen wajib pada setiap tahap.
SPPBJ diterbitkan kepada penyedia.
Rapat persiapan, jaminan pelaksanaan, BA hasil pemilihan.
Tanggal mulai kerja & instruksi mobilisasi.
Maks. 7 hari sejak SPMK — administrasi, RMPK, RKK, RKPPL.
Pengukuran awal bersama: dimensi, elevasi, titik koordinat.
Personel, peralatan, dan material awal di lapangan.
QC, K3, dan pengawasan berjalan paralel.
Rekap berjenjang menuju Monthly Progress Report.
Serah terima pertama, masa pemeliharaan berjalan.
Serah terima akhir menutup kontrak.
Modul disusun mengikuti dokumen yang benar‑benar diminta pada PCM dan tahap pelaksanaan — tidak generik.
Checklist kelengkapan PCM otomatis terkunci sebelum mobilisasi disetujui.
Kurva‑S rencana vs realisasi terhitung otomatis dari laporan harian, bukan input ulang.
Alur RFI mengikuti hierarki persetujuan: penyedia → pengawas → PPK.
Harian terkunci jadi mingguan, mingguan terkunci jadi bulanan — tidak ada laporan yang lompat tahap.
Status approval gambar kerja terlihat per disiplin, dari kontraktor sampai PPK.
PHO dan FHO tercatat dengan masa pemeliharaan yang diingatkan otomatis.
Format mengacu pada formulir evaluasi Pengelola Teknis PUPR — bukan template generik yang harus disesuaikan ulang setiap bulan.
| Uraian | Rencana | Realisasi | Deviasi |
|---|---|---|---|
| Persiapan | 100% | 100% | 0,0% |
| Perencanaan | 100% | 95% | −5,0% |
| Pelaksanaan | 62,4% | 58,1% | −4,3% |
Setiap deviasi yang tercatat sistem wajib disertai keterangan masalah (teknis, administrasi, atau keuangan) dan corrective action sebelum laporan bulanan dapat dikirim ke PPK.
Struktur mengikuti organisasi proyek yang dibahas di PCM: PPK → PPTK → Konsultan Pengawas → Kontraktor.
Mengesahkan RFI, menyetujui laporan bulanan, memantau deviasi kontrak.
Memantau jadwal, kurva‑S, dan kelengkapan dokumen mutu di lapangan.
Memeriksa shop drawing, RFI, dan hasil uji mutu sebelum diteruskan ke PPK.
Mengisi laporan harian, mengajukan RFI & material approval, menyusun shop drawing.
Foto progres tertaut langsung ke laporan harian dan titik koordinat MC‑0.
Untuk dinas PUPR, BWS, Cipta Karya, Bina Marga, Perkim, dan proyek APBN/APBD lainnya.